@kireynazkiya
Halo, I'm Vella. Sometimes I found joyousness within myself when I travel to new places, meet new people, take memorable pics, sing a beautiful song, share my experiences in words or just sit, look around and meditate. Learning about life is my passion and being a friend of you is one of my big dreams. I believe all of us are connected each other, but sometimes we call it serendipity. So, thank you for visiting this blog and welcome to my jungle, people! Berjalan Lebih Jauh by Banda Neira

this post dedicated to @nknatni and all beloved folks

how my dear super bff @nknatni so intentionally doing this. 4 sweet videos related to my (finally) graduation. never before in my life does someone ever did this thing to me. so sweet of u tan. hopefully u’ll be success and graduate soon so we can travel together again, or continue study abroad together ;) *smooch*

for the beautiful videos u can see at these —> http://wp.me/p1SUtL-3X n http://wp.me/s1SUtL-242 n http://wp.me/p1SUtL-3P and this http://wp.me/p1SUtL-3S

ps : thankyou very much for everybody in these videos. u all are rock and roll guys! B))) *bighug*

sebenarnya ada banyak sekali cerita yang ingin ditulis, namun semuanya hampir menguap satu persatu ditelan waktu dan tugas, hingga akhirnya saya putuskan untuk menceritakan pengalaman setelah memasuki zona selo (cerita tentang riwuhnya skripsi-pendadaran-yudisium-wisuda akan diuraikan edisi berikutnya).

beberapa bulan sebelum tanggungan akhir sebagai mahasiswa S1 rampung, sengaja saya tuliskan beberapa note motivasi di timetable seperti “ayo lulus, biar bisa segera ke bla bla bla bla dan bisa baca buku bla bla bla bla, bisa ikut bla bla bla bla dan bla bla bla bla lainnya..” ternyata banyak sekali cita2 yang belum tercapai padahal umur sudah mau masuk angka 22.. (masih 7 bulan lagi ding :p)

satu hal yang membahagiakan adalah.. akhirnya saya bisa baca buku2 yang saya beli segambreng di awal tahun 2013, bukan baca jurnal2 dengan spasi 1, kolom 2 lagi, yes! B))))
trus bisa aktif lagi di berbagai komunitas dan mengunjungi tempat2 yang menginspirasi, menonton berbagai pentas dan pertunjukan, menonton film dan serial sepuasnya, traveling ke tempat2 yang sudah saya list sebagai objek yang ingin saya kunjungi di tahun ini, ikut kursus ini itu dan berbagai kegiatan positif lainnya..
selain itu trip bulan juni nanti akan menjadi bayaran utama dari hasil jerih payah penelitian setahun, alhamdulillah kalo rezeki ga kemana XD

saya mengikuti saran kang Rene Suhardono penulis Your 
Job is Not Your Career untuk menemukan atau mencoba hal baru yang berbeda setiap harinya, menjaga kreativitas dan antusiasme demi menemukan passion dan berupaya menghidupinya dengan cara bertemu orang baru, di tempat baru dan mendapat inspirasi baru, ini baru hidup! :))
mulai dari bergabung dengan komunitas jogja berkebun (karena saya ingin mempelajari teknik2 permaculture), menjadi volunteer di event Mindmap untuk Indonesia jilid 2 di matrik ladang belajar, menjadi relawan fotografer Kelas Inspirasi Makassar, ikutan kelas public speaking STC swaragamafm, khatam level advance 1 English Made Easy, memulai les IELTS privat dengan guru native, bergabung di kepanitiaan DREaM 2013 (summer course UGM) hingga memutuskan untuk ikut senam BL di sanggar puspita dan belajar tari Jawa di Fakultas Bahasa dan Seni UNY, serta masih ada banyak hal lainnya yang perlu saya jumpai untuk menjaga curiousity dalam hidup saya (daripada bergalau2 ria karena cinta bertepuk sebelah tangan, ya ga? haha)

yang paling mengejutkan adalah setelah banyak absen kelas di EME karena tak tinggal trip ke Makassar, persiapan pendadaran plus yudisium, dengan waktu belajar yang mepet alhamdulillah masih bisa dapat skor grammar tertinggi (98) di ujian kenaikan level.. daaaan beberapa keistimewaan dari sejarah kelulusan di FKT UGM. alhamdulillaaaaaah XD

selanjutnya saya mau sedikit mengungkapkan perasaan senang ketika bergabung di kelompok seni tari Jawa (Yogyakarta) karena saya sendiri bukan orang asli Jawa, murni berdarah Sumatera yang numpang mengais rezeki dan ilmu di tanah Jawa. salah satu motivasi saya untuk mempelajari seni tari ini adalah saya ingin mempelajari salah satu warisan budaya di setiap kota yang saya tinggali, sama seperti prinsip saya untuk membuktikan bahwa setiap kota maupun desa, puncak gunung hingga pesisir pantai dan kehidupan bawah laut di Indonesia ini adalah surga dunia. sudah hampir 5 tahun tinggal di Jogja, menyicip murahnya makanan dan ramahnya warga Jogja, masa tak satu pun identitas kota berhati nyaman tersebut saya simpan dalam memori ini? bahasa Jawa halus saja saya masih terbata-bata, akhirnya saya memutuskan untuk mempelajari seni tarinya. berhubung sejak TK saya memang suka menari namun tak terlampiaskan sejak fokus pada dunia akademisi kecuali bergabung di klub teater fakultas dan grup akustik 3 tahun yang lalu..

saya mempelajari tari sari kusumo. setiap gerakan sesederhana apapun memiliki nilai dan filosofi yang sangat kuat. ketika saya melihat grup level di atas saya latihan, sungguh tarian tersebut sangat indah meskipun dibawakan dengan perlahan. tarian tersebut diawali dengan sembahan, yaitu semacam gerakan hormat sambil bersila dengan seluruh jari tangan menghadap ke depan dan kedua ibu jari yang diposisikan di bawah hidung. tarian khas aristokrat. gerakan ini mengingatkan saya pada tari sekapur sirih dari Jambi yang belum kelar saya tekuni saat masih berada di bangku SMP karena lebih memilih seni suara waktu itu..

selain itu saya juga merombak kamar kosan yang posisinya terjepit kamar mandi. hampir semua dinding saya tempel wallpaper, buku2 saya tata, barang2 tak dipakai saya serahkan pada pihak yang lebih membutuhkan dan berbagai kegiatan bebersih lainnya. alhasil sekarang jadi betah di kamar, sangat girly sekali tatanannya, penuh bunga dan boneka. haha!

untuk urusan kerja saya tak mematok target tinggi. asal kerjaan tersebut membuat saya nyaman dan bahagia (didukung oleh beberapa faktor penyebab kebahagiaan :p) saya akan ambil setiap kesempatan yang terbuka. toh, sudah waktunya saya menggantikan posisi mama untuk menjadi tulang punggung keluarga. saya ingin sekali membahagiakan mama dengan melihatnya sibuk dengan butiknya saja, tak perlu lagi berangkat kantor jam 5 subuh dan tiba di rumah jam 9 malam. semoga pintu rezeki selalu terbuka bagi kita semua. amin.

overall, jangan sia2kan waktumu untuk sesuatu yang tak bertujuan. meskipun kamu menghabiskan waktu seharian hanya untuk menonton film serial, at least ada pelajaran yang bisa kamu ambil dari tayangan tersebut, jika tak menemukan nilai-nilai kehidupan setidaknya bisa latihan learning and adding more vocabularies. totalitaslah terhadap setiap permainan yang kamu mainkan, dan tetap pakai konsep fun dalam bermain saat dihadapkan dalam kondisi serius. keep fearless like children, than you’ll find no boundaries in your life, anymore ;)

good night and be happy, pals! xoxo

sebenarnya ada banyak sekali cerita yang ingin ditulis, namun semuanya hampir menguap satu persatu ditelan waktu dan tugas, hingga akhirnya saya putuskan untuk menceritakan pengalaman setelah memasuki zona selo (cerita tentang riwuhnya skripsi-pendadaran-yudisium-wisuda akan diuraikan edisi berikutnya).

beberapa bulan sebelum tanggungan akhir sebagai mahasiswa S1 rampung, sengaja saya tuliskan beberapa note motivasi di timetable seperti “ayo lulus, biar bisa segera ke bla bla bla bla dan bisa baca buku bla bla bla bla, bisa ikut bla bla bla bla dan bla bla bla bla lainnya..” ternyata banyak sekali cita2 yang belum tercapai padahal umur sudah mau masuk angka 22.. (masih 7 bulan lagi ding :p)

satu hal yang membahagiakan adalah.. akhirnya saya bisa baca buku2 yang saya beli segambreng di awal tahun 2013, bukan baca jurnal2 dengan spasi 1, kolom 2 lagi, yes! B))))
trus bisa aktif lagi di berbagai komunitas dan mengunjungi tempat2 yang menginspirasi, menonton berbagai pentas dan pertunjukan, menonton film dan serial sepuasnya, traveling ke tempat2 yang sudah saya list sebagai objek yang ingin saya kunjungi di tahun ini, ikut kursus ini itu dan berbagai kegiatan positif lainnya..
selain itu trip bulan juni nanti akan menjadi bayaran utama dari hasil jerih payah penelitian setahun, alhamdulillah kalo rezeki ga kemana XD

saya mengikuti saran kang Rene Suhardono penulis Your
Job is Not Your Career untuk menemukan atau mencoba hal baru yang berbeda setiap harinya, menjaga kreativitas dan antusiasme demi menemukan passion dan berupaya menghidupinya dengan cara bertemu orang baru, di tempat baru dan mendapat inspirasi baru, ini baru hidup! :))
mulai dari bergabung dengan komunitas jogja berkebun (karena saya ingin mempelajari teknik2 permaculture), menjadi volunteer di event Mindmap untuk Indonesia jilid 2 di matrik ladang belajar, menjadi relawan fotografer Kelas Inspirasi Makassar, ikutan kelas public speaking STC swaragamafm, khatam level advance 1 English Made Easy, memulai les IELTS privat dengan guru native, bergabung di kepanitiaan DREaM 2013 (summer course UGM) hingga memutuskan untuk ikut senam BL di sanggar puspita dan belajar tari Jawa di Fakultas Bahasa dan Seni UNY, serta masih ada banyak hal lainnya yang perlu saya jumpai untuk menjaga curiousity dalam hidup saya (daripada bergalau2 ria karena cinta bertepuk sebelah tangan, ya ga? haha)

yang paling mengejutkan adalah setelah banyak absen kelas di EME karena tak tinggal trip ke Makassar, persiapan pendadaran plus yudisium, dengan waktu belajar yang mepet alhamdulillah masih bisa dapat skor grammar tertinggi (98) di ujian kenaikan level.. daaaan beberapa keistimewaan dari sejarah kelulusan di FKT UGM. alhamdulillaaaaaah XD

selanjutnya saya mau sedikit mengungkapkan perasaan senang ketika bergabung di kelompok seni tari Jawa (Yogyakarta) karena saya sendiri bukan orang asli Jawa, murni berdarah Sumatera yang numpang mengais rezeki dan ilmu di tanah Jawa. salah satu motivasi saya untuk mempelajari seni tari ini adalah saya ingin mempelajari salah satu warisan budaya di setiap kota yang saya tinggali, sama seperti prinsip saya untuk membuktikan bahwa setiap kota maupun desa, puncak gunung hingga pesisir pantai dan kehidupan bawah laut di Indonesia ini adalah surga dunia. sudah hampir 5 tahun tinggal di Jogja, menyicip murahnya makanan dan ramahnya warga Jogja, masa tak satu pun identitas kota berhati nyaman tersebut saya simpan dalam memori ini? bahasa Jawa halus saja saya masih terbata-bata, akhirnya saya memutuskan untuk mempelajari seni tarinya. berhubung sejak TK saya memang suka menari namun tak terlampiaskan sejak fokus pada dunia akademisi kecuali bergabung di klub teater fakultas dan grup akustik 3 tahun yang lalu..

saya mempelajari tari sari kusumo. setiap gerakan sesederhana apapun memiliki nilai dan filosofi yang sangat kuat. ketika saya melihat grup level di atas saya latihan, sungguh tarian tersebut sangat indah meskipun dibawakan dengan perlahan. tarian tersebut diawali dengan sembahan, yaitu semacam gerakan hormat sambil bersila dengan seluruh jari tangan menghadap ke depan dan kedua ibu jari yang diposisikan di bawah hidung. tarian khas aristokrat. gerakan ini mengingatkan saya pada tari sekapur sirih dari Jambi yang belum kelar saya tekuni saat masih berada di bangku SMP karena lebih memilih seni suara waktu itu..

selain itu saya juga merombak kamar kosan yang posisinya terjepit kamar mandi. hampir semua dinding saya tempel wallpaper, buku2 saya tata, barang2 tak dipakai saya serahkan pada pihak yang lebih membutuhkan dan berbagai kegiatan bebersih lainnya. alhasil sekarang jadi betah di kamar, sangat girly sekali tatanannya, penuh bunga dan boneka. haha!

untuk urusan kerja saya tak mematok target tinggi. asal kerjaan tersebut membuat saya nyaman dan bahagia (didukung oleh beberapa faktor penyebab kebahagiaan :p) saya akan ambil setiap kesempatan yang terbuka. toh, sudah waktunya saya menggantikan posisi mama untuk menjadi tulang punggung keluarga. saya ingin sekali membahagiakan mama dengan melihatnya sibuk dengan butiknya saja, tak perlu lagi berangkat kantor jam 5 subuh dan tiba di rumah jam 9 malam. semoga pintu rezeki selalu terbuka bagi kita semua. amin.

overall, jangan sia2kan waktumu untuk sesuatu yang tak bertujuan. meskipun kamu menghabiskan waktu seharian hanya untuk menonton film serial, at least ada pelajaran yang bisa kamu ambil dari tayangan tersebut, jika tak menemukan nilai-nilai kehidupan setidaknya bisa latihan learning and adding more vocabularies. totalitaslah terhadap setiap permainan yang kamu mainkan, dan tetap pakai konsep fun dalam bermain saat dihadapkan dalam kondisi serius. keep fearless like children, than you’ll find no boundaries in your life, anymore ;)

good night and be happy, pals! xoxo

"Ibuku, hatinya putih, ia adalah puisi hidupku. Begitu indah. Ia adalah setiap tetesan air mataku."

Iwan Setiawan

Syafaat yang Diharapkan (copied from book entitled Keajaiban Cinta Rasul by Arif Rahman Lubis)

anyinyo:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahu anhu bahwa Rasulullah salallahu’alaihi wassalam bersabda:

“Aku adalah pemimpin manusia pada hari kiamat. Apakah kamu mengetahui mengapa demikian? Allah akan mengumpulkan orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian dalam suatu lapangan. Lalu ada seseorang yang menyeru kepada mereka dan penglihatannya dapat menembus mereka. Matahari dekat dengan mereka. Manusia pun sampai pada suatu kebingungan dan kesusahan yang mereka tidak mampu (mengatasinya) dan tidak kuat menanggungnya.”

Manusia berkata kepada sebagian lainnya,

“Apakah kamu tidak melihat apa-apa yang ada pada kamu? Apakah kamu tidak melihat apa-apa yang telah sampai kepada kamu? Apakah kamu tidak melihat siapakah orang yang dapat mensyafaati (membela) kamu kepada Tuhanmu?”

Lalu sebagian manusia berkata kepada sebagian yang lain,

Read More

love this post. thankyou mbanin :*

nayamoeda:

                     image

.

                           A gift from @aulianastiti , one of my favorite travel mates.

                                     Go visit and follow her tumblr here

no more options, no more comments. just want to smile and reblog this :))

"kepadamu rusuk yang patah, izinkan patahanmu ini memantaskan diri terlebih dahulu, karena setiap cermin akan memantulkan gambar yang sama, menyatukan serpihan yang terurai, mengikatnya dengan tali yang menyamankan, hingga besi pun tak akan mampu mengalahkan kekuatannya ketika telah tersusun sempurna. bersabarlah rusuk yang patah, bersabarlah.."

jalang2meng ed1 - fun trip to celebes island

image

whoooaaaa, finally!

itulah kata pertama yang saya gumamkan setelah selesai mengupload 74 foto ini di draft tumblr. tepat pukul 3 dini hari saya mulai menuliskan sedikit cerita terkait gambar-gambar yang saya unggah ini. sama seperti perjalanan ke pulau sulawesi yang akhirnya tercapai juga. whoooaaaa, finally! XD

image

kitab kuning modal minjem

perjalanan ini dimulai dari tanggal 27 Maret hingga 1 April 2013. kebetulan pelaksanaan trip ini bersesuaian dengan urusan ngajuin jadwal pendadaran di kampus yang terpaksa saya tunda seminggu karena emang dasar udah kebelet pingin merefresh mata, hati dan pikiran setelah sekian bulan berkutik dengan BAB I sampai VI pluuuus segudang kerjaan yang ga ada habis-habisnya. Dua minggu sebelumnya saya mendapat email dari kelas inspirasi makassar bahwa saya terpilih menjadi salah satu fotografer di event tersebut. alhasil langsunglah saya mempersiapkan trip dadakan ini dengan penuh suka cita. yeaaaay!

berangkat dengan penerbangan pukul 6 pagi, saya pun mendapati sunrise dari lapangan terbang adi sutjipto, cukup tuk memberi semangat mengawali perjalanan seminggu kedepan. saat lepas landas, terlihat merapi dengan puncaknya yang malu-malu dibalut kabut, tak lama kemudian perlahan-lahan tampak gunung merbabu menyembul dari balik merapi, terbias paparan cahaya mentari pagi, ah mereka tampak sangat serasi dan indah sekali. saya menyukai penerbangan ke arah utara jogja ini, haluannya berbeda dengan perjalanan ke barat yang biasa saya lakukan. Jogja memang istimewa, seperti kota dan para penduduknya :)

1,5 jam di udara tak menghapus minat saya tuk terus menatap dari tepi jendela, jarang sekali saya melewatkan pemandangan indah yang nilainya sangat berharga seperti apa yang saya dapatkan kemarin. Dan memang setiap solo trip saya selalu request untuk duduk di sebelah window saat check in, lumayan, pemanasan mata sebelum terjun ke surga dunia yang sesungguhnya.. hehe

image

pak gugun - sudah mengidam naik bentor sejak lahir.

setibanya di makassar, sudah ada mas gugun yang telah menanti 3 jam di bandara sultan hasanuddin, entah kenapa ini orang niat banget pake acara nungguin saya di bandara, yang jelas pas udah ketemu berarti udah teken kontrak buat jalan-jalan nyasar.  Aga kareba ! haha

tujuan pertama mengarah ke daerah todopulli 1, yaitu rumah yang akan kami singgahi selama 3 hari. Alhamdulillah sekali salah satu rekan sesama fotografer kelas inspirasi makassar yaitu mba Chya mau menumpangi kami dan mau direpotkan dengan segala kekonyolan kami. ampun ibu kooooos :P

kunjungan selanjutnya yaitu silaturahmi ke rumah puang di mappanyukki 3, nah ini panas-panas kita disasarin orang untuk kedua kalinya, alhasil yang mestinya cuma jalan sakslepetan malah kita berboros ria dengan naik becak, tapi alhamdulillah proses silaturahmi tetap berjalan lancaaaar, kami pun ketemu puang plus diajak jalan-jalan muterin makassar. yihaaaaaa! :D

image

nah ini tempat pertama yang kami kunjungi, yaitu benteng somba opu, tapi letaknya bukan di jalan somba opu. sebenarnya kalau kawasan ini dirawat lebih baik sama pemda setempat, maka kawasan benteng ini akan terlihat lebih menarik daripada TMII karena di sana ada miniatur rumah adat dan warisan budaya khususnya untuk Sulawesi Selatan dan Indonesia pada umumnya.

image

oke, sampai sekarang saya masih belum bisa membedakan sapi dan kerbau. tapi kalau boleh nebak, gambar di atas itu gambar sapi kaaan? :s

image

selanjutnya kami menuju benteng fort rotterdam. sangat jomplang ye sama somba opu, maklum, kalo rotterdam perawatannya dibiayai Belanda.. *syedih*

image

kita masuk ke museum la galigo, kebetulan lagi ada pameran di sana. Di sini kami kembali menyelusuri sejarah kerajaan-kerajaan di Sulawesi, mengamati karya fenomenal I Lagaligo beserta silsilahnya. Cerita tentang turunan manusia setengah dewa hingga kisah pelayaran yang dilakukan sang ayah, yaitu Sawerigading yang sempat mendaratkan kapal phinisinya di tanjung bira.

image

Sore hari tiba, tak jauh dari rotterdam kami diantar kembali menuju pantai losari. Menurut cerita, sunset di lokasi ini merupakan sunset terbaik kedua di dunia, dan alhamdulillah akhirnya saya bisa menikmati senja terindah dalam tahun ini, dan semakin sempurna dengan menyempatkan ucap syukur pada Tuhan serta beristirahat sejenak menikmati angin khas Makassar di atas masjid terapung dari sudut pantai Losari.

image

Tak henti-hentinya kami bersenda gurau sampai akhirnya perut mulai keroncongan. Cukup menyusuri tepi pantai beberapa langkah, kami sudah mulai disuguhi jajanan kuliner yang kian menggoda. Tujuan utama tentu saja menyantap pisang epe yang sudah saya idam-idamkan sejak tahun lalu. hehe

image

Sembari memuaskan lidah dengan kuliner Makassar yang nikmatnya tiada tara, saya pun mulai mempelajari kosa kata khas sana. Biasanya masyarakat menyebut beberapa kata dengan akhirannya tersendiri yang tidak memiliki aturan baku penggunaannya. Seperti sudah mi, belum pi, atau iya ji (ini saja entah benar atau nggak, hihi) sama seperti bahasa Jerman yang memiliki das, di dan der yang penggunannya sesuai kecocokan tertentu. Nah, si Gugun mulai sota (baca : sotoy) bilang kalau seluruh kata yang berakhiran ‘n’ dibaca ‘ng’ dan sebaliknya seperti ‘angin mamiri’ jadi ‘anging mamiri’ yang diterusin sama dia, kalau menyebut ‘makan’ jadi ‘makang’, ‘pulang’ jadi ‘pulan’  sehingga akhirnya tercetuslah perjalanan ini dinamai dengan trip JALANG2MENG! yang berasal dari kata JALAN-JALAN MEN, niatnya sih mau niru acaranya MalesBangetDotCom yang diperankan oleh Jebraw dan Naya, jauh abeeeeeeees yaaaak! haha

image

Keesokan harinya adalah hari ini yang menjadi alasan kenapa saya terbang ke Makassar, yaitu menjadi relawan di kelas inspirasi. Tiba-tiba saja kaki saya sudah berada di ruang kelas dikelilingi siswa bercelana atau rok merah dan bersepatu hitam polos seperti saya 10 tahun yang lalu. Menatap kepolosan anak-anak di bangku SD membuat saya rindu akan masa-masa tanpa pencitraan seperti dulu.. :))

image

image

image

image

image

image

Saya bergabung dengan tim 1 yang ditempatkan di SD Inpres Tamamaung I dan III. Tim ini sungguh luar biasa, saya terkagum-kagum dengan para pengajar, rekan fotografer dan videografer juga para panitia. Dedikasi mereka patut diancungi jempol. Bukan hanya heboh mengurusi minat anak-anak yang tetiba membuncah, tetapi dikerubungi untuk dimintai tanda tangan juga jadi cerita unik tersendiri, terutama bagi dua orang pemain PSM yang turut berpartisipasi di tim kami yaitu mas Rahmat dan mas Hendra. Masih muda sudah menginspirasi. Begitu juga dengan para pengajar yang lain seperti Bapak Mayor Laut G. Siswanto, mba Tenri, Mam Lia, serta Pak Amir. Tim fotografer dan videografer tak kalah keren, mondar-mandir dari satu kelas ke kelas lain untuk mendokumentasikan kegiatan istimewa tersebut selama setengah hari, ucap salut untuk Chya, Gorby, Icang, dan Ka Dimas. We made it guys! :))

image

Malam harinya kami menyempatkan ketemu mamas Angki yang kebetulan subuhnya bakal langsung mudik ke Jakarta padahal dia baru pulang dari Kendari. yang paling berkesan dari Angki adalah„ hmm„ ditraktir ikan bakar bumbu parape di RM Losari. itu enak banget kiiiiiii! thanks yaaa :D

Setelah seharian seru di sekolah keesokan harinya kami langsung menuju Pulau Samalona, sekitar 45 menit menyeberang dari pelabuhan  pantai Losari. Selamat datang di surga pertama… hehe

image

image

image

ceritanya lagi belajar levitasi..

image

image

Mas Wisnu, yang berbaik hati menjaga lapak.. :))

image

image

1… 2…. 3…..

image

Yuhuuuuuuuuuuuuu! XD

image

image

image

bisa banyangkan proses pengambilan gambarnya gimana? mereka menyelinap ke bawahku dan tetiba nafas mereka habis sedangkan posisi mereka persis di bawahku. what theeee….. ? X))

image

image

image

“padahal aku cuma pingin liburan…”

image

“lalu aku coba mencari teman buat jalan-jalan..”

image

“yang kudapati malah yang beginian… ” -Gugun

Seharian penuh di Samalona belum menjadi klimaks perjalanan kami. Esok sorenya kami lanjut menuju Tanjung Bira dengan merental mobil temannya Chya plus menghubungi teman dari temannya Chya yang lain yang punya cottage di sana. Kalau sudah rejeki emang ga kemana, alhamdulillah dapet potongan harga dari mana-mana, dapat kenalan baru yang baik-baik pula.. :))

Trip ke Bira ini kami lakukan berlima, yaitu Gugun, Icang, Chya, Edi dan saya. Setelah menyelusuri jalanan selatan Sulawesi di malam hari selama 4,5 jam dengan bonus razia dua kali karena malam minggu dan khawatir ada yang membawa shabu shabu ke lokasi wisata tersebut, kami dapati suasana liburan yang sempurna. Angin dari pesisir pantai serasa mengawe-ngawe untuk mengajak kami menikmati malam di atas pasir terhalus sedunia, dengan bintang bertaburan di langit, juga bulan purnama. klise sekali. haha

image

Nyaris tak tidur, subuh harinya kami langsung menuju puncak Pua Janggo untuk meraih sunrise dengan berjalan sekitar 1 km diantar warga setempat yaitu Mas Indis. Sungguh, seperti tayangan ulang dengan berganti pemeran, saya merasa seperti sedang berada di salah satu cerita dari novel Tahta Mahameru, epic sekali.

image

Ketika turun, sejenak kami menghampiri Goa Kelelawar di dekat sana, hmm„ gelap dan agak magis suasananya. Jadi teringat adegan Naya dari MBDC nangis waktu masuk ke goa pindul..

image

image

image

Puncak dari trip ini bagi saya adalah ketika menapaki satu persatu tangga di kapal phinisi yang sedang dibuat. Meskipun bukan ke Tanaberu melainkan ke Panrang Luhu, tetapi benda satu ini sukses membuat saya terharu dan hampir menangis ketika sampai di Anjong Phinisi seharga 2,5 M tersebut. Inilah salah satu tujuan saya jauh-jauh ke Bira, untuk menyaksikan langsung pembuatan kapal legendaris nusantara sekaligus mendengarkan sejarahnya dari masyarakat setempat. Entah memang sudah kontak batin, sebelumnya saya ingin mengunjungi tempat ini bersama ibunda tercinta, saat saya sedang berusaha berdiri mantap di Anjong (segitiga di depan yang berfungsi sebagai penyeimbang)  sambil menatap matahari tepat di depan kapal, tetiba saja mama menelpon dan langsung saya berteriak haru pada mama, “Maaaaaaaah, vella sedang di atas kapal phinisi maaaaaaaaah.. Dua tahun lagi saat kapal ini sudah jadi, kita berlayar bersama di kapal ini ya maaaaah…” ah melow sekali saya hari itu..

image

image

image

image

image

image

tampak atas bagus, kalau lihat ke bawah, serem!

image

di Anjong Phinisi. finally! XD

image

siap berlayar…

image

Sepuasnya mengamati proses pembuatan kapal phinisi, kami langsung menuju pantai Bara, pantai paling tenang dan paling cocok suasananya buat ngegalau sendirian. Niat awalnya saya hanya ingin duduk di tepi pantai di bawah pohon kelapa sambil membaca buku atau sekedar berkeliling menyusuri tepi pantai dari Bara ke Bira. Tapi ternyata trip rame-rame malah lebih seru.. :))

image

image

Mendapati cacing laut terbuat dari pasir di jernihnya air Bara dan nyemil buah Bakdo (makanan monyet di sana) yang diambil mas Indis langsung manjat dari pohonnya, tak sabaran kami langsung menuju Bira tuk menyeberang ke Pulau Liukang Loe. Sekitar 30 menit di tengah laut speedboat berhenti, kami menceburkan diri di tengah lautan yang airnya sangaaaaat jernih..

image

image

image

Mas Indis yang udah jago diving mulai beraksi dan mengambil gambar, kami-kami yang snorkeling saja masih amatiran cuma bisa gigit jari melihat aksi guide kami tersebut.

image

baru nyebur. masih cemen.

image

image

image

bintang laut pertama!

image

akhirnya bisa berenang bareng nemo :))

image

peserta Jalan2Meng snorkeling tepat di bawah matahari..

Awalnya masih pada pakai life jacket, 30 menit kemudian udah pada ga tahan pingin nyelam, akhirnya life jacket pun di tinggal di permukaan, hihi

image

mas indis

image

me

image

icang

image

chya

image

gugun

image

image

edi

image

nemu sotong kayak karang..

image

bintang laut kedua! :))

2 Jam snorkeling tengah hari ternyata lelah juga, meskipun paginya sudah disuguhi Coto Bira yang lebih kental dari Coto Makassar dengan cita rasa yang memang asik tur nikmat di lidah. Kami pun mulai menepi di Pulau Liukang Loe untuk beristirahat sejenak sembari menikmati degan dengan view yang akan sangat jarang saya temui ketika kembali ke Jogja. Sebelum merapat di daratan, mas Indis yang sangat peka dengan hewan laut tetiba menemukan sotong segede paha babon yang warna dan strukturnya menyerupai karang, setelah disentuh, sotong tersebut berubah warna dari coklat terang menjadi kuning, hijau lalu ia terbang di air. Sungguh pemandangan yang sangat indah, untuk kali pertama bagi saya. This trip is incredibly awesome!

image

Perjalanan ini pun semakin sempurna dengan canda tawa dan rasa yang terjalin satu sama lain. Saya sungguh bersyukur telah ditemani ngetrip bersama orang-orang spesial seperti mereka. Terima kasih banyak Gugun, Chya, Edi, Icang juga Mas Wisnu. Tanpa kalian trip ku ke Makassar akan menjadi trip penggalauan semata kayaknya, hehe

Malam selanjutnya saya menginap di rumah Puang. Suasana yang sangat kontras, dari begajulan bareng teman sepantaran berubah menjadi kumpul keluarga angkat bersama adik-adik kecil hingga kakek nenek. Saya pun diceritakan sejarah silsilah keluarga mereka yang masih merupakan turunan dari percampuran Raja Bone dan Gowa, serta kerajaan lainnya. Saya yang tak paham silsilah keluarga sendiri jadi minder dibuatnya.

image

Saat ingin beristirahat, tetiba saya diberi gelang, untuk ngejagain katanya. Saya juga diberi pesan jika nanti malam ada yang mengetuk pintu ga usah dibuka. Ah entahlah, sudah terlahir di dunia fasik begini saya tak terlalu paham dengan dunia yang begituan, tapi tetap saja gelang itu saya pakai, soalnya saya ga punya gelang, hehe.

Karena puang tau saya sedikit bertanya-tanya tentang ada apa ini akhirnya puang menemani saya tidur di kamarnya Nisa. Pukul satu malam, saat saya sedang pulas-pulasnya, tetiba puang berbicara dengan entah siapa yang baru saya dapati ceritanya keesokan harinya. Kata puang, semalam ada leluhurnya yang masuk ke kamar dan ingin melihat saya sebagai orang baru di rumah tersebut, puang pun melarang mereka tuk mengganggu saya, namun mereka berkata..

“kami bukan mau mengganggu, kami hanya ingin tau dan kenal, kami suka dengan anak ini karena dia rajin sholat..”

saat puang berbicara begitu saya langsung menelan ludah, rasanya sangat tertohok. rajin sholat? wallahualam dah.. 

intinya alhamdulillah saya bisa diterima dengan baik oleh keluarga angkat saya tersebut entah oleh yang tampak maupun yang tidak. katanya saya ada turunan ningrat juga, dari Kerajaan Sriwijaya entah Srunti atau apa namanya. Hal ini diketahui saat leluhur puang bertemu dengan leluhur ibu saya dari sang kakek yang sejak lahir saya tak pernah jumpa. Katanya ada 3 orang leluhur mama yang selalu menjaganya, sehingga bagi mereka kami bukan orang biasa. Hmm„ entah mau percaya atau tidak saya sendiri terkaget-kaget mendengar penjelasan puang tersebut. Darah ningrat? kakeknya kakekku saja saya tak tahu. Rasanya sejarah hidup saya berubah dalam sehari setelah mendapat teaser silsilah keluarga saya malah dari turunan kerajaan Bone dan Gowa. What a serendipity!

Terlepas dari itu semua saya ingin mengucapkan banyak terima kasih untuk semua orang yang telah menemani, membantu dan memberi banyak hal pada saya selama menginjakkan kaki di celebes island. Untuk puang dan tante timang sekeluarga, terima kasih banyak untuk kasih sayang tak terduga, akhirnya saya bisa merasa punya nenek dan kakek lagi :))

Untuk Chya, makasih banyak atas tumpangan, waktu dan kerepotan yang dirimu luangkan bagi kami. Dari testimonimu di twitter kami tahu kamu senang kami repotin, hihi

Buat Icang, karyamu keren lho, lebih keren lagi kalo kamu berani ngomong ga cuma senyam senyum doang bikin orang penasaran. ditunggu film trip ini yaaaa :p

Buat Edi dan Mas Wisnu, kalian saudara persepupuan yang keren! harus aku akui, aku iri sama kekompakan kalian! makasih ya untuk trip menyenangkannya! hehe

At last, buat Gugun, Jebraw wannabe, thanks ya bero udah nemenin ngetrip dari awal ampe akhir, gue akui deh kalo lo partner trip tergokil yang pernah nemenin gue. Jangan kapok yee nurutin maunya gue buat kesana kemari, oke Gung! ;))

image

Di hari raya April Mop saya pulang ke Jogja via Surabaya. April Mop! haha ga deng beneran pulang :|

Di Surabaya mampir bentar ketempat Ida - konco EME yang sekarang kuliah nyambi kerja di bank, gaul tenan saiki koe da! Suwun yo sudah diajak muter2 Surabaya di malam hari :D

Finally, naskah Jalang2Meng Ed. 1 sudah selesai. BAHAGIA DARI PERJALANAN INI SUNGGUH TERLALU X)) Ini post terpanjang yang pernah saya buat di tumblr. Yang panjang emang lebih seruuu! hahaha

So, Sampai jumpa di Jalang2Meng edisi berikutnyaaaa XD

image

Bersenang-senanglah,

Karena hari ini akan kita rindukan, di hari nanti…

                                                -Sheila On 7

(p.s photos taken by gugun, chya, edi, icang, mas wisnu, mas indis and me)

yogyakarta’s blue mountain or bohemian paradise

upload stok lama.. edisi ngelanggeran bersama duo kakak beradik rahman :)))

Edisi Merapi (lagi)

Rasanya tak pernah bosan bersilaturahmi ke lereng Merapi, entah kenapa magnetnya cukup kuat bagiku. Biasanya sang Merapi malu-malu menutupi puncaknya yang minta dibalut awan, namun Rabu kemarin sungguh berbeda, kunjunganku ke Kepuharjo disambut dengan gagahnya sang Merapi yang sangat jelas sebagai latar utara Jogja. Saking indahnya, jika sudah berjarak 5-8 km dari titik tertinggi Jogja tersebut, rasanya yang ada di depan mata itu seperti lukisan yang terbentang lebar sehingga kita hanya bisa menebak-nebak apa yang ada di baliknya. Sungguh luar biasa masyarakat yang hidup berdampingan dan harmonis dengan Merapi.

image

Kekagumanku terhadap ramahnya masyarakat yang hidup di kaki bukit pegunungan semakin menjadi-jadi di hari Rabu kemarin. Tepatnya ketika mobil yang kami kendarai mogok -entah karena memang sudah waktunya sang kendaraan pensiun atau karena dibantai tanjakan tanpa henti selama menyusuri lereng Merapi- Saat kebingungan melanda harus dibagaimanakan si katana merah, tak jauh dari tempat mogok ternyata ada bengkel motor, untung arahnya di sebelah selatan, setidaknya ga perlu mendorong dengan susah payah.

image

korban mogok pertama

image

korban mogok kedua dan ketiga

Setiba di bengkel, ternyata ada mas Seno anaknya Pak Hadi yang merupakan role model petani Dusun Batur. Satu hal yang aku dapatkan kemarin, buah itu jatuhnya emang ga jauh2 dari pohonnya ya, Pak Hadi yang baiknya Subhanallah eh ternyata anaknya yg masih muda juga baiiiiiiiiik banget. Pendidikan karakter emang paling utama di bentuk di keluarga *selfnote*

image

Kebetulan sekali mas Seno ini pegangannya juga Katana, jadi waktu kita minta tolong untuk dicek ini mobil kenapa, beliau dengan senang hati buka kap mobil, utak atik sana sini, nggelosor ke bawah mobil, entah apa yang persis ia lakukan, tak sampai setengah jam si mobil sudah siap menanjak. Sayangnya emang kondisi mobil yang lagi gak sehat, di detik2 mau sampai eh si mobil mogok lagi, terpaksalah minta tolong warga buat manggilin mas Seno ke atas. Ia pun langsung nyamperin dan minjemin mobilnya untuk kita pakai sedangkan mobil kantor dibawa dia untuk direparasi di rumahnya. Separuh hari ada kali ya mas Seno direpotin sama kita, sampai kita samperin ke rumahnya waktu sudah selesai program ia masih comang-comeng beroli di wajah plus tangan yang bertanah karena habis jemput sang ayah dari berladang dan mengangkut rumput untuk pakan ternak. Sudah direpotkan segitunya tak sepeser pun ia ingin menerima imbalan, ah anak muda seperti ini susah sekali ditemukan di kota.

image

image

kendala apapun kalau hidupnya harmonis terhadap sesama manusia dan alam insya Allah akan bahagia-bahagia aja.. Seperti warga Merapi, meskipun mereka harus merasakan ancaman bencana per empat tahun sekali, tapi mereka tetap berjalan sebagaimana mestinya, tetap menginspirasi seorang mahasiswi yang haus akan pemandangan kehidupan seperti ini..

image

image

selamat pagi, Merapi :)

hari pertama

v: maaaas, aku digigitin nyamuk nih..
mz: ya itu nyamuknya mau kenalan sm orang baru kali..
v: ada minyak kayu putih ga?
mz: coba lihat di kotak p3k di belakang..
v: *ngubek2 kotak p3k, pas dibuka isinya spidol snowman* mas, ini serius obat di kantor ini semuanya atk?
mz: hehehe, ya adanya itu vel..
v: hmm, baiklah.. *ngeliatin technical proposal*
v: mas, ini kerjaanku bahasa inggris semua?
mz: lha iya tho..
v: aaaaaaak. skripsiku aja ngetranslatenya masih kacau beliau, ditambah english report >,<
mz: katanya ieltsnya pingin 6,5. itung2 latihan, udah kerjain aja..
v: oke deeeh! *ngorek-ngorek tanah sambil nggaruk2 gigitan nyamuk*

me-time

akhir-akhir ini saya lebih sering menikmati me-time, hampir setiap hari separuh harinya saya habiskan untuk menikmati kesendirian, ceileh. btw, itu bukan sebagai alibi karena sedang single sih, tapi emang lagi belajar memahami diri sendiri, hehe.
sadar ga sih kalau selama ini kita terlalu sering fokus pada hal-hal diluar diri kita, apa-apa saja yang kita lihat, kita dengar, kita saksikan, kita tonton yang kemudian kita pahami, kita cermati, kita ambil pelajarannya. tapi pernahkan kita menyumbang waktu untuk memahami siapa diri kita sebenarnya, apa yang dirasakan tubuh kita, apa isi alam bawah sadar kita, apa tujuan hidup kita, apa yang selayaknya kita lakukan dan apa yang bisa kita kontribusikan pada lingkungan sekitar? saya rasa waktu-waktu berharga seperti itu masih sangat sedikit kita luangkan, apalagi bagi yang sudah bekerja dan memiliki banyak tanggung jawab.
bukan berarti saya sedang tidak punya tanggungan. pasti ada dong, hidup nganggur dan stay at our comfort zone itu ga seru, IMHO. tapi selain menunaikan kewajiban selebihnya saya habiskan untuk menikmati moment me-time. misalnya, sebangun tidur minum air putih sebotol, sholat subuh, meditasi sejam, stretching sambil ngedance dan nyanyi geje di kamar, kadang berjemur sejenak (suka ngerasa seperti jadu, perlu menyerap energi dari sinar matahari) trus mandi, ngerjain tugas sampai lunch ke flamboyan, menyantap nasi merah+sayur-mayur dan pastinya tempe! ditambah nyemil pisang sambil dengerin kocrot kecretnya prambors atau workachinonya swaragamafm daaaan baca motivation book (sok multitasking beut ey) hehe. habis itu biasanya sih rada ngantuk jadi ya take a nap barang 15 menit lah ya.. (yang keseringan jadinya 2 jam, haha). sebangunnya lanjut ngerjain tugas sampe magrib (kadang nyempetin jogging setenga jam sblm magrib, dinner pun lebih sering sendiri, soalnya buat nyambi lanjutin baca bukunya mas rene atau mba ary (kesempatan yang saya alokasikan buat baca buku selain buku berbau akademis cuma pas istirahat sih, hehe) daaan lanjut menikmati tugas beserta distraksinya sampe jam 10an, selebihnya meditasi sejam kemudian istirahat. atau tidur habis isyaan dan meditasi, subuhnya bangun lebih awal untuk memulai hari. weekend biasanya akan saya dedikasikan untuk orang2 terdekat dan terkasih, haseeek :p
saya memilih untuk mempraktikkan hidup seimbang, entah dari aspek kesehatan, penggunaan otak kiri otak kanan, kemampuan intrapersonal dan interpersonal, kepuasan emosional juga kekuatan spiritual. ketika salah satu sudah mendominasi misalnya otak kiri terlalu diporsir maka saya sudah bisa memperkirakan apa yang akan terjadi, yaitu fisik lelah, ngedrop dan sakit! mempraktikkan hidup sehat dan harmoni dengan alam ga terlalu sulit sebenarnya. intinya jaga keseimbangan. tetap produktif tapi juga mengisi kebahagiaan personal, apabila kita sudah bahagia dan mampu berbagi kebaikan pada sekitar maka kebahagiaan tersebut akan berlipat ganda efeknya.
6 bulan ini saya memilih untuk fokus pada pemahaman diri sendiri, semakin ke dalam semakin tercerahkan. merasakan setiap sensasi pada diri, mencoba mengamati dan menerimanya dengan lapang dada, entah itu rasa enak maupun tak enak. sabar dan syukur, benar-benar kunci yang sederhana tapi penuh makna.
6 bulan ini juga saya memutuskan untuk tidak traveling dulu, selain karena musim penghujan dan tugas utama yang akhirnya saya sudah menemukan panggilan hati untuk menuntaskannya, juga karena saya benar-benar ingin mengenal dan merasa nyaman pada diri sendiri sebelum mengenalkan diri saya, siapa saya ke orang lain, sebelum memasuki ranah kerja terutama. stay ‘positive’ buat sebagian orang hanya berasa manis di mulut, tapi sesungguhnya itu bukanlah hal yang sulit jika kita sudah memahami diri kita sendiri, apa yang kita butuhkan dan tahu hal apa saja yang dapat membuat kita bahagia. jika kita belum bisa nyaman dengan diri sendiri, bahagia ketika sedang sendiri, lalu bagaimana kita bisa membahagiakan orang lain? membuat orang lain nyaman tuk hidup berdampingan dengan kita?
sebelumnya saya masih punya pandangan untuk berbagi kebahagiaan sepaket dengan kesulitan yang saya hadapi pada orang-orang sekitar saya, berbagi kesenangan plus keluhan. tapi setelah rutin meditasi 2 jam sehari selain shalat 5 waktu plus sunah dan tilawah, saya merasa memiliki persediaan energi positif yang lebih besar untuk tetap seimbang, belajar melepas dari ambisi dan keterikatan duniawi serta hidup bahagia dengan kesederhanaan yang ada. belajar untuk menikmati dan mensyukuri setiap moment yang dilalui, tidak ada waktu yang mubadzir dan sia-sia untuk belajar dan memperkaya pengalaman dalam menguasai seni hidup. jika tidak sekarang, kapan lagi? semakin kenal dan nyaman dengan diri sendiri maka perjalanan pun berasa lebih ringan. kontribusi terhadap lingkungan sekitar bukan lagi menjadi hal klise tanggung jawab tapi benar-benar merasuki jiwa tuk berbagi kasih sayang. ketika lebih banyak kontribusi dibanding menagih hak ke orang sekitar, maka sesungguhnya kita benar-benar sudah menjadi pribadi yang kaya!
know urself and be happy pals! :)

happy birthday my dear brother @mricofebiano! be wise more and more yaaa! love you :)

happy birthday my dear brother @mricofebiano! be wise more and more yaaa! love you :)

jangan kaget bila saya mengatakan kagum dan ngefans berat sama pak umar, yaitu seseorang yang membangunkan saya hampir di setiap minggu pagi demi mengantar atau menjemput baju kotor.
saya termotivasi banyak hal terhadap beliau, bukan hanya karena kerja kerasnya dalam mencari nafkah, tetapi karena beliau tau dengan jelas apa passionnya, dan hidup berdasarkan passionnya yaitu menjadi spesialis laundryan. sederhana namun sangat terlihat kebahagiaan yang memancar dari setiap sapaan pagi pak umar bahwa beliau bahagia bekerja dengan baju-baju asem nan kotor.
semenjak hidup di jogja sebagai surganya mahasiswa tidak dapat dipungkiri bahwa menjamurnya usaha laundry sangat membantu saya untuk fokus di urusan kampus, karena malas sekali untuk mencuci baju, bukan bagian mencucinya sih tapi menggosoknya lebih tepatnya, hehe.
awal mulanya saya tahu pak umar dari mba kosan yang kesedihan karena pak umar keluar dari tempat laundryan langganannya, karena yang dipercaya mba icha bukan tempatnya, tapi integritas pegawainya, sangat jarang ditemukan petugas laundry yang benar-benar passionate dalam membersihkan baju-baju kotor nan asem tersebut. meskipun usaha laundry sudah menjamur, yang kadang di satu gang kita bisa menemukan lebih dari 3 usaha laundry, tapi mencari tempat laundry yang benar-benar berkualitas dengan harga sesuai dompet mahasiswa sangatlah sulit. kebanyakan mereka hanya memutar pakaian di mesin, bilas di mesin, jemur, gosok dan beri parfum sebanyak-banyaknya, selesai. tanpa sadar masih meninggalkan apek atau noda yang membekas, baju putih siap-siap berubah menjadi kuning dan celana hitam siap-siap menjadi abu-abu.
saat pak umar memberi kabar mba icha bahwa sekarang beliau membuka usaha laundryan sendiri (setelah pindah dari satu laundryan ke laundryan yang lain akibat prinsip kebersihan pak umar tak sepenuhnya disetujui oleh owner karena jadinya agak lebih lama) saya lihat mba icha sangat senang dan bercerita banyak hal bahwa pak umar ini benar-benar master laundry, sesuai nama usaha beliau sekarang. meskipun hasil laundryan jadinya agak lebih lama, tapi pak umar dengan segala rahasia perusahaan mampu menyulap baju putih menjadi mengkilap dan noda terbasmi sempurna, tidak apek, dan tidak bau. ini bukan iklan, tapi benar-benar fakta dari kesejatian dan kecintaan pak umar terhadap usahanya.
pak umar ini orangnya suka bercerita, biasanya pas nganterin laundryan ke kosan yang udah jadi sembari mengikat plastik baju kotor beliau bercerita tentang prinsipnya, bahkan obrolan pun bisa sampai tentang banjir jakarta dan gubernurnya. selain master laundry ternyata pak umar wawasannya juga luas. pesan beliau sebelum pulang yang selalu saya ingat adalah, “nanti kalau laundryannya ada yang kotor atau apek bilang saya ya mba vella, nanti saya cucikan ulang sampai bersih dan ga apek, gratis! hehe” saya pun hanya menjawab dengan anggukan karena selama ini belum ada complain buat kerja keras pak umar, hasil kerja beliau benar-benar oke, dan semua pelanggan lama pak umar yang dulu biasa ngelaundry di toko yang lama kini beralih ke master laundrynya pak umar. setiap orang yang tau integritas dan kecintaan pak umar terhadap dunia cuci mencuci baju akan mempercayakan seluruh pakaiannya untuk dituntaskan sama pak umar saja. rezeki mengikuti ketulusan pak umar ternyata..
terkadang kita hanya terfokus pada cita-cita besar, tapi lupa bahwa mungkin passion kita adalah hal sederhana namun apabila ditekuni dapat berdampak besar. seperti pak umar, beliau tidak bercita-cita untuk jadi bos besar di perusahaan tertentu, dia hanya mencintai kebersihan, sepertinya semua kuman pingin dibasmi beliau, dan tidak menutup kemungkinan bahwa dengannya orang-orang tidak hanya meminta dibersihkan bajunya, tapi juga belajar kebersihan. saya yakin pak umar telah berjasa banyak pada orang-orang sekitarnya dengan kecintaannya pada kebersihan, seperti kecintaan jokowi untuk membersihkan permasalahan2 di kota-kota besar Indonesia.
malam ini saya semakin terkagum pada pak umar, juga agak sedikit kasihan ketika melihat beliau yang bersemangat membawa laundryan sekosan saya, 3 plastik besar dan segulungan karpet yang diikatkan tali rafia kemudian disandang beliau, semua dibawa di satu motor butut dan ditutup mantel karena masih gerimis. saat terakhir pak umar mau melaju sambil tergopoh-gopoh dan motor agak menclang mencleng akibat kebanyakan beban beliau melihat ke belakang (ke arah saya) tuk berpamitan sambil tersenyum yang hanya saya jawab “hati-hati ya pak”. saya melihat keteguhan pak umar sungguh luar biasa, saya iri dengannya yang telah berhasil hidup sesuai passionnya. beliau bekerja siang dan malam, tak mengenal lelah, hujan badai diterjang, beban berat dipikul, semua dengan senyuman, karena ia bahagia dengan pekerjaannya, yaitu sebagai tukang laundry.

nb&#160;: umar itu adalah nama (alm) kakekku, yang sejak lahir saya tak pernah bertemu dengannya.. yang saya tahu dari cerita ibu nek anang orangnya disiplin dan sangat mencintai kebersihan, sama seperti pak umar. semoga dirimu selalu berbahagia di sana nek anang..

jangan kaget bila saya mengatakan kagum dan ngefans berat sama pak umar, yaitu seseorang yang membangunkan saya hampir di setiap minggu pagi demi mengantar atau menjemput baju kotor.
saya termotivasi banyak hal terhadap beliau, bukan hanya karena kerja kerasnya dalam mencari nafkah, tetapi karena beliau tau dengan jelas apa passionnya, dan hidup berdasarkan passionnya yaitu menjadi spesialis laundryan. sederhana namun sangat terlihat kebahagiaan yang memancar dari setiap sapaan pagi pak umar bahwa beliau bahagia bekerja dengan baju-baju asem nan kotor.
semenjak hidup di jogja sebagai surganya mahasiswa tidak dapat dipungkiri bahwa menjamurnya usaha laundry sangat membantu saya untuk fokus di urusan kampus, karena malas sekali untuk mencuci baju, bukan bagian mencucinya sih tapi menggosoknya lebih tepatnya, hehe.
awal mulanya saya tahu pak umar dari mba kosan yang kesedihan karena pak umar keluar dari tempat laundryan langganannya, karena yang dipercaya mba icha bukan tempatnya, tapi integritas pegawainya, sangat jarang ditemukan petugas laundry yang benar-benar passionate dalam membersihkan baju-baju kotor nan asem tersebut. meskipun usaha laundry sudah menjamur, yang kadang di satu gang kita bisa menemukan lebih dari 3 usaha laundry, tapi mencari tempat laundry yang benar-benar berkualitas dengan harga sesuai dompet mahasiswa sangatlah sulit. kebanyakan mereka hanya memutar pakaian di mesin, bilas di mesin, jemur, gosok dan beri parfum sebanyak-banyaknya, selesai. tanpa sadar masih meninggalkan apek atau noda yang membekas, baju putih siap-siap berubah menjadi kuning dan celana hitam siap-siap menjadi abu-abu.
saat pak umar memberi kabar mba icha bahwa sekarang beliau membuka usaha laundryan sendiri (setelah pindah dari satu laundryan ke laundryan yang lain akibat prinsip kebersihan pak umar tak sepenuhnya disetujui oleh owner karena jadinya agak lebih lama) saya lihat mba icha sangat senang dan bercerita banyak hal bahwa pak umar ini benar-benar master laundry, sesuai nama usaha beliau sekarang. meskipun hasil laundryan jadinya agak lebih lama, tapi pak umar dengan segala rahasia perusahaan mampu menyulap baju putih menjadi mengkilap dan noda terbasmi sempurna, tidak apek, dan tidak bau. ini bukan iklan, tapi benar-benar fakta dari kesejatian dan kecintaan pak umar terhadap usahanya.
pak umar ini orangnya suka bercerita, biasanya pas nganterin laundryan ke kosan yang udah jadi sembari mengikat plastik baju kotor beliau bercerita tentang prinsipnya, bahkan obrolan pun bisa sampai tentang banjir jakarta dan gubernurnya. selain master laundry ternyata pak umar wawasannya juga luas. pesan beliau sebelum pulang yang selalu saya ingat adalah, “nanti kalau laundryannya ada yang kotor atau apek bilang saya ya mba vella, nanti saya cucikan ulang sampai bersih dan ga apek, gratis! hehe” saya pun hanya menjawab dengan anggukan karena selama ini belum ada complain buat kerja keras pak umar, hasil kerja beliau benar-benar oke, dan semua pelanggan lama pak umar yang dulu biasa ngelaundry di toko yang lama kini beralih ke master laundrynya pak umar. setiap orang yang tau integritas dan kecintaan pak umar terhadap dunia cuci mencuci baju akan mempercayakan seluruh pakaiannya untuk dituntaskan sama pak umar saja. rezeki mengikuti ketulusan pak umar ternyata..
terkadang kita hanya terfokus pada cita-cita besar, tapi lupa bahwa mungkin passion kita adalah hal sederhana namun apabila ditekuni dapat berdampak besar. seperti pak umar, beliau tidak bercita-cita untuk jadi bos besar di perusahaan tertentu, dia hanya mencintai kebersihan, sepertinya semua kuman pingin dibasmi beliau, dan tidak menutup kemungkinan bahwa dengannya orang-orang tidak hanya meminta dibersihkan bajunya, tapi juga belajar kebersihan. saya yakin pak umar telah berjasa banyak pada orang-orang sekitarnya dengan kecintaannya pada kebersihan, seperti kecintaan jokowi untuk membersihkan permasalahan2 di kota-kota besar Indonesia.
malam ini saya semakin terkagum pada pak umar, juga agak sedikit kasihan ketika melihat beliau yang bersemangat membawa laundryan sekosan saya, 3 plastik besar dan segulungan karpet yang diikatkan tali rafia kemudian disandang beliau, semua dibawa di satu motor butut dan ditutup mantel karena masih gerimis. saat terakhir pak umar mau melaju sambil tergopoh-gopoh dan motor agak menclang mencleng akibat kebanyakan beban beliau melihat ke belakang (ke arah saya) tuk berpamitan sambil tersenyum yang hanya saya jawab “hati-hati ya pak”. saya melihat keteguhan pak umar sungguh luar biasa, saya iri dengannya yang telah berhasil hidup sesuai passionnya. beliau bekerja siang dan malam, tak mengenal lelah, hujan badai diterjang, beban berat dipikul, semua dengan senyuman, karena ia bahagia dengan pekerjaannya, yaitu sebagai tukang laundry.

nb : umar itu adalah nama (alm) kakekku, yang sejak lahir saya tak pernah bertemu dengannya.. yang saya tahu dari cerita ibu nek anang orangnya disiplin dan sangat mencintai kebersihan, sama seperti pak umar. semoga dirimu selalu berbahagia di sana nek anang..
merlin cast wrap party..

merlin cast wrap party..